Wednesday, November 21, 2012

Ranu Kumbolo, gara-gara gagal muncak Mahameru

Ranu Kumbolo
Jambore Nasional Pendakian Gunung yang diadakan Avtech pada 15-18 November 2012 menggoda saya untuk ikut serta. Alasannya simpel, kita nggak perlu repot ngurus perijinan. Tinggal daftar acaranya saja. Saya dan teman - teman memutuskan untuk ikut. Apalagi bertepatan dengan libur 4 hari. Sip deh.. Tapi begitu mendekati waktu pelaksanaan, saya kaget denger jumlah peserta yang mencapai 1.700 orang. Banyak poll...

Sunday, October 7, 2012

Rinjani - Mimpi yang Tertunda

Gunung Rinjani

Mendaki gunung Rinjani mungkin menjadi impian bagi semua pendaki gunung Indonesia. Pesona gunung Rinjani yang sungguh indah yang saya baca di berbagai laman internet membuat saya memutuskan untuk pergi kesana, tanpa  persiapan matang, hanya berbekal niat saja. Pekerjaan kantor yang menumpuk juga  tak membuat niat saya surut. Pokoknya harus ke Rinjani, entah virus apa yang menyerang pikiran saya. Cari - cari teman untuk mendaki, sulit juga. Yasudah seadanya saja, dan asal aja nanti kalo naik kenalan dengan pendaki lain. Akhirnya tiket pesawat dipesan. 1 hari menjelang keberangkatan, saya masih di Manado untuk suatu kerjaan kantor. Benar - benar nekat. Karena saya sedang tugas di daerah, latihan fisik pun tidak pernah (haha.. alesan lagi tugas untuk menjustifikasi kesalahan saya sendiri yang tidak berlatih fisik dahulu). Tiket sudah, ijin dari kantor sudah, rencana perjalanan sudah, dan ciaaooooo... Pesawat ke Lombok langsung tancap pak Pilot!!

Sampai Lombok jam 18.00. Langsung dijemput oleh mobil carteran ke Sembalun, pos pendakian Rinjani. Gilee.. ini bukan perjalanan murah. Nggak kayak kisah pendakian lain yang heroik, ngeteng dari Jakarta sampai Lombok. Kita cari yang enak ajalah, tapi kantong jadi bolong.. Sampai Rinjani jam 22.00. Kita daftar ke mas - mas yang jaga sekaligus pesan porter untuk besok pagi (benar - benar bukan perjalanan heroik hahaha...). karena sudah malam kita langsung tidur aja di teras depan kantor pendakian, gelar matras dan groookkk....

Saturday, October 6, 2012

Anak Krakatau - Perjalanan Dag Dig Dug...

Panorama dari Anak Krakatau, yang sebelah kanan adalah pulau Rakata yang dulu meletus tinggal setengahnya aja sekarang

Sudah sejak lama seorang kawan mengajak untuk plesir ke Anak Krakatau. Keliatannya cukup seru, walaupun Anak Krakatau bukan tipikal gunung tinggi yang menantang namun nama besar gunung Krakatau membuat rencana perjalanan kesana menjadi lebih menggoda, selain itu juga karena aktivitas vulkaniknya yang selalu rutin setiap tahun batuk - batuk terus. Akhirnya saya dan kawan - kawan memutuskan untuk ikut dalam trip ke Anak Krakatau yang diselenggarakan oleh Javas Tour, pesertanya kebanyakan dari Backpacker Indonesia berjumlah 80an orang, gilee.. Kayak mau tawuran aja.

Awalnya kita ragu untuk melakukan perjalanan kesana yang direncakan tanggal 15 September 2012, karena sekitar 2 minggu sebelumnya Anak Krakatau meletus dan beritanya cukup mengerikan di berbagai media massa. Kita jadi takut untuk kesana. Kalo - kalo malah meletus lagi. Namun karena ada jaminan dari pihak penyelenggara, dan juga jumlah pesertanya yang sampai 80an orang, kita jadi merasa aman... Pikiran kita simpel aja, kalo emang belum aman, pasti nggak bakal ada yang ikut sampai sebanyak ini haha..

Saturday, June 30, 2012

Mengunjungi Kembali Puncak Gede

Panorama dari puncak Gunung Gede, terlihat gunung Pangrango dan gunung Salak

Pendakian kedua ke Gunung Gede pada Mei 2012

Jalur yang diambil tetap sama: Gunung Putri >>> Alun - Alun Surya Kencana >>> Buka Tenda >>> Puncak Gede >>> Kandang Badak >>> Cibodas

Kali ini dengan membawa kamera baru, Canon S95. Mantablah hasilnya hehe..
Karena di edisi sebelumnya sudah ada detil perjalanannya, kali ini hanya foto - foto saja yang disajikan

Monday, April 2, 2012

Mendaki Papandayan - Perjalanan Singkat Berbau Kentut

Panorama Edelweiss



Ya, berbau kentut. Karena kawah gunung Papandayan memang mengeluarkan asap belerang yang sangat pekat, berbau busuk seperti kentut campur telur asin. Bahkan terasa perih dimata karena ukuran partikel yang bisa sebesar butir – butir pasir halus. Namun hal itu jelas tidak menyurutkan niat kami untuk mendaki gunung Papandayan, menikmati keindahan padang Edelweiss-nya dari dekat. Dan menyesap kesegaran udara pagi pegunungan sembari membersihkan paru – paru yang sudah kotor oleh udara kota.

Awal tahun nampaknya bukanlah waktu yang tepat untuk mendaki gunung. Banyak gunung yang sedang ditutup karena alasan konservasi. Beberapa diantaranya malah karena sedang dalam status yang membahayakan. Saya yang diminta oleh seorang teman untuk mencari gunung yang bisa didaki dan lumayan enteng buat para amatiran, akhirnya kebingungan. Sasaran utama: gunung Gede-Pangrango, tutup. Kemudian pindah ke gunung Papandayan, namun setelah kontak ke BKSDA Jabar, katanya masihditutup karena status Waspada. Gunung Salak? Ampun dech… Gunung Ciremai? Ampunnn…. Gunung Gunung di Jawa Tengah? Jauh.. Buat akhir pekan rasanya terlalu mepet. Semeru? Wah, sama sekali ga kepikiran. Akhirnya rencana ini sempat tertunda sampai saya membaca catper di Kaskus yang naik Papandayan di awal bulan Maret. Tanya – tanya, ternyata Papandayan tidak ditutup. Okelah sip!! Ini gunung yang cocok.

Monday, February 27, 2012

Bali seri ke-2

Semburat merah langit di kala senja

Edisi kali ini mungkin bukan sepenuhnya petualangan karena spot menarik yang akan dikunjungi adalah tempat wisata umum yang tidak terlalu perlu perjuangan untuk mencapainya. Namun, pemandangan yang didapat tetap saja sangat menarik. Mana lagi kalo bukan di Bali, surganya Indonesia.

Ini adalah kunjungan saya yang ke-2 di Bali. Makanya saya beri judul Bali seri ke-2 (walaupunsebenarnya seri pertamanya mungkin tidak akan pernah saya buat tulisannya, haha..). Saya menghabiskan waktu 3 hari 3 malam di Bali, mulai dari Jumat malam tanggal 17 Februari 2012 sampai Senin sore tanggal 20 Februari 2012. Saya sudah menyusun rencana untuk bisa memaksimalkan semaksimal mungkin waktu yang ada. Namun, kondisi cuaca di Bali yang sering hujan jadi penghambat utama, terutama waktu pengin dapat foto matahari terbit.

Saturday, February 11, 2012

Bromo, pemandangan dahsyat mengguncang iman !!

pemandangan dahsyat mengguncang iman

Bromo. Gunung di Jawa Timur, yang seumur – umur belum pernah saya kunjungi. Padahal orang – orang bilang pemandangan di Bromo sangatlah bagus. Namun tidak tahu kenapa, saya tidak tertarik untuk kesana. Kalau lihat foto – fotonya memang bagus. Tapi ya dasar memang tidak ada chemistry untuk kesana, ya sudah saya tidak ada keingininan sedikitpun untuk kesana. Sampai saya kesana sendiri, akhir tahun 2011 kemarin. Dan setelah saya melihat sendiri pemandangan di Bromo, rasanya ingin balik lagi kesana. Bawa kamera dan macem – macemnya untuk merekam keindahannya yang begitu memikat.

Saya mendapat tugas dari bos untuk melakukan pekerjaan uji akurasi peta. Tadinya saya ditugaskan ke Papua. Waktu ditanya mau tidak, langsung saya jawab mau. Haha.. Padahal malas juga ke Papua. Akhirnya jadwal disusun. Tim ke Papua ada 5 orang, gabungan dengan dosen dari ITB juga. Namun saat – saat terakhir, saya dipindah. Tidak ke Papua namun ke Malang. Karena satu orang yang tadinya di Malang tidak jadi berangkat. Yasudah saya pindah ke Malang. Tim Malang lebih banyak. Ada 10 orang. Gabungan dengan ITB juga. Setelah di kantor briefing ini itu, koordinasi dengan unit kerja lain, tim kami siap berangkat untuk survei.